Archive for November, 2007

Dialog musim

Monday, November 19th, 2007

…..dan mentari pun memulai harinya dengan senyum,

menyapa setiap titik embun pada untaian rumput basah di penghujung musim

"akankah aku menemukan jawab atas kerinduan embun pada udara," tanya sang rumput

"karena udara adalah ketidakpastian, maka misteri adalah jawabannya," ujar mentari dengan bijak……

                                                                  

                                                                   Mahkota Simprug,

                                                                    penghujung 2005

Cintamu…cintaku

Monday, November 19th, 2007

ada yang namanya cinta

yang melampaui air mata

di tengah segala amarah

dan cinta adalah

Engkau……….

                                                                  

                                                                Dede, Jakarta 2003 

                  

Sepi…..

Monday, November 19th, 2007

…..Sore yang hening

di sepanjang jalan Bulungan

Dan, aku kesepian……..

Sendiri,

Kehilangan dirimu Dik,

                                                         Bulungan, Jakarta 2001

Manusia Gerobak

Wednesday, November 7th, 2007

Sejak awal kehidupan manusia, rumah sebagai tempat tinggal pada hakikatnya menjadi tempat berlindung, sekaligus menjadi ruang pribadi bagi berbagai karakter yang hidup bersama. Bayangkan jika manusia harus hidup tanpa rumah. Manusia_gerobakPerasaan terancam dan tidak nyaman senantiasa akan muncul, ruang pribadi akan hilang dan manusia tak lagi bisa menjalani kehidupannya secara normal.

*

Inilah yang harus dialami setiap hari oleh keluarga Ishak alias Aris (38). Bersama sang istri, Rosita (32 ), serta putri sulungnya, Siska Utami yang masih berumur 7 tahun, Aris dan keluarganya harus menggelandang hidup di Jakarta tanpa memiliki rumah.

*

Manusia_gerobak_1Aris, istri dan putrinya adalah keluarga  pemulung yang setiap hari biasa ditemui di Jalan Theresa, dekat permukiman elit Menteng, Jakarta Pusat. Lelaki asal Kuningan Jawa Barat ini, bersama keluarganya selalu membawa harta paling berharga milik mereka satu-satunya, yaitu sebuah gerobak. Selain sebagai alat pengangkut barang, gerobaknya sekaligus menjadi tempat berlindung di kala panas dan hujan.

*

Ketika banyak orang di sekitarnya bisa menikmati hidup dibawah atap-atap rumah yang mewah, megah dan nyaman, Aris dan keluarganya justru harus menjalani hari-harinya yang Manusia_gerobak_4berat sebagai manusia gerobak. Untuk keperluan pribadi, seperti mandi, mencuci dan buang air, setiap hari Aris dan keluarga melakukannya di Kali Gresik yang membelah kawasan Menteng.

*

Dari penghasilannya sebagai pemulung Aris harus mencukupi semua kebutuhan rumah tangganya. Selain urusan makan Manusia_gerobak_6 sehari-hari, keluarga ini ternyata masih memperjuangkan pendidikan bagi Siska yang kini duduk di bangku kelas 1 SD Gondangdia, Jakarta Pusat.

*

Semangat serta kemauan belajar Siska yang tinggi, meski Manusia_gerobak_3harus mengerjakan tugas sekolahnya di pinggir jalan, membuat orang tuanya bertekad agar Siska menjadi anak yang pintar dan kelak bisa merubah nasib hidup keluarganya.